Pemerintah Dorong Hilirisasi Tambang: Smelter Freeport Indonesia di Gresik Bisa Produksi 50 Juta Ton Emas

Pemerintah Dorong Hilirisasi Tambang: Smelter Freeport Indonesia di Gresik Bisa Produksi 50 Juta Ton Emas

pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur-ist-

JEKTVNEWS.COMPemerintah terus mendorong upaya hilirisasi dalam sektor tambang, salah satunya melalui pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa smelter Freeport memiliki kapasitas produksi sebesar 50 juta ton emas per tahun. Menurut Luhut, jika Freeport beroperasi selama 60 tahun, mereka dapat menghasilkan emas senilai Rp 3.000 triliun.

Luhut juga menjelaskan, jika selama 60 tahun Freeport berada di Indonesia, dengan produksi 50 ton per tahun maka totalnya adalah 3.000 ton emas. Jika 1 kg emas bernilai 1 milyar maka jumlahnya akan mencapai Rp. 3.000 Triliyun yang setara dengan US$ 250 Milyar.

BACA JUGA:Jumlah Mahasiswa RI yang Pindah Kewarganegaraan ke Singapura Meningkat

Dengan jumlah tersebut, Indonesia bisa membangun banyak infrastruktur du seluruh Republik Indonesia, dan itu hanya merupakan salah satu dari dampak positif hirilisasi.

Tidak hanya itu, program hilirisasi juga melibatkan produksi foil tembaga yang merupakan bahan baku untuk baterai lithium. Ia juga mengatakan, dari baru satu lapisan, dan dari 600 ton tembaga yang dihasilkan, saat ini baru 100 ton yang digunakan untuk produksi copper foil. Sisanya, 500 ton dapat digunakan untuk berbagai keperluan lainnya

BACA JUGA:ICW Terima Dokumen Hasil Audit BPJS Kesehatan dengan Informasi Tidak Lengkap

Dengan upaya hilirisasi ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan nilai tambah dari sektor tambang dan menciptakan lapangan kerja baru. Pembangunan smelter Freeport di Gresik menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam Indonesia dan memperkuat industri dalam negeri.

Diharapkan, langkah ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sumber: