Anies Baswedan Fokus pada Pembangunan dan Pemerataan Berdasarkan Wilayah

Anies Baswedan Fokus pada Pembangunan dan Pemerataan Berdasarkan Wilayah

Anies Baswedan Fokus pada Pembangunan dan Pemerataan Berdasarkan Wilayah--instagram @aniesbaswedan

JEKTVNEWS.COM - Anies Baswedan, yang merupakan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, telah mengungkapkan komitmennya untuk membawa perubahan dalam paradigma pembangunan di Indonesia. Dalam sebuah acara silaturahim dan rapat kerja Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) di Makassar, Sulawesi Selatan, Anies mengemukakan bahwa pembangunan harus lebih berfokus pada pertumbuhan dan pemerataan, serta harus mempertimbangkan kebutuhan unik dari setiap wilayah di Indonesia. Menurut Anies, setiap kawasan di Indonesia memiliki prioritas yang berbeda, dan pendekatan pembangunan harus disesuaikan dengan kebutuhan setempat. Anies menyatakan, "Jadi, untuk Papua, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi punya prioritasnya masing-masing dan berbeda-beda. Harapannya, pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan di lapangan."

BACA JUGA:Indonesia Pimpin ASEAN Menuju Pusat Pertumbuhan Global di Arena Internasional

Indonesia Timur, menurut Anies, memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan, termasuk sumber daya alam, sektor pariwisata, dan sektor kelautan. Oleh karena itu, Anies merasa bahwa perubahan paradigma diperlukan untuk memastikan pemerataan pertumbuhan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Anies menjelaskan bahwa pendekatan yang diambil harus bersifat sektoral, dengan fokus pada pertumbuhan dan pemerataan. Hal ini juga harus berlaku untuk pendekatan sektoral dan wilayah. Anies menyoroti pentingnya menyelesaikan persoalan masyarakat dan bukan hanya membangun proyek pemerintah.

Anies menguraikan tiga pilar pemerataan yang akan menjadi fokus dalam programnya: pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, peningkatan konektivitas antarwilayah, dan pengembangan industri berbasis potensi lokal. Selain itu, Anies menekankan bahwa keadilan adalah kunci dalam menjaga persatuan Indonesia. Menurutnya, persatuan tidak dapat dipertahankan jika terdapat ketimpangan. Oleh karena itu, kesetaraan dan keadilan harus menjadi prioritas dalam upaya menjaga persatuan yang kuat. Anies juga merujuk pada data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menunjukkan ketimpangan antara wilayah barat dan timur Indonesia. IPM di wilayah barat, seperti Sumatera dan Jawa, mengalami peningkatan, sementara IPM di Indonesia Timur, seperti Kalimantan, Nusa Tenggara, Bali, Sulawesi, dan Papua, masih tertinggal. Anies berpendapat bahwa ketimpangan ini harus diatasi dan bahwa perubahan paradigma pembangunan akan menjadi salah satu langkah kunci dalam memerangi ketimpangan tersebut.

BACA JUGA:Pemerintah Resmi Hapus Pegawai Honorer dan Mencegah Perekrutan Baru

Pernyataan dan komitmen Anies Baswedan mencerminkan tekadnya untuk memimpin Indonesia ke arah yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan, dengan memastikan bahwa seluruh masyarakat Indonesia merasakan manfaat dari pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan yang berfokus pada pertumbuhan dan pemerataan, serta memperhatikan kebutuhan unik dari setiap wilayah, adalah langkah penting untuk mencapai visi Indonesia yang lebih baik di masa depan.

Sumber: