Menikah Karena Cinta, Bercerai Akibat Paksaan Orang Tua

Menikah Karena Cinta, Bercerai Akibat Paksaan Orang Tua

jektv.co.id - Jangan menyepelekan restu orang tua, apalagi dalam hal berumah tangga. Tanpa restu orang tua, bisa-bisa upaya membina rumah tangga justru berakhir dengan perceraian.

Itulah yang dialami pasangan suami istri Donwori (31) dan Karin (30) yang kini sedang dalam proses cerai. Keduanya berumah tangga dengan modal cinta, namun tanpa restu orang tua.

Sejak awal saat Karin masih berpacaran, orang tuanya tak menyetujui hubungannya Donwori. Walakin, Karin yang telah dibutakan oleh cinta nekad menikah sehingga menjadi istri Donwori.

“Menikah tanpa restu, ya saking dibutakan oleh cinta,” tutur Karin di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya belum lama ini.

Karin mengaku sudah berpacaran dengan Donwori saat masih di bangku kuliah. Keduanya menempuh pendidikan di sebuah kampus swasta di Surabaya.

“Saya manut dinikahi (Donwori, red) karena cinta,” lanjutnya.

Pada awal pernikahan kehidupan rumah tangga Donwori dan Karin tampak baik-baik saja. Donwori punya usaha yang sudah ia rintis sebelumnya.

Namun, lama-kelamaan kehidupan perekonomian rumah tangga Karin dan Donwori tak begitu bagus. Usaha yang digeluti Donwori mulai goyang.

Perekonomian mereka pun morat-marit, apalagi pernikahan itu sudah menghasilkan satu anak. “Saya stres,” tutur Karin.

Orang tua Karin pun tak kalah cemas dengan kondisi putri mereka. Mereka mencemaskan Karin yang dari keluarga berkecukupan dan tak pernah hidup susah, kini mengalami banyak masalah gara-gara kesulitan ekonomi.

“Orang tua saya takut kalau saya kesusahan. Saya diminta cerai dari suami, padahal saya ingin berjuang dengan suami saya,” ujarnya.

Namun, orang tua Karin tetap menginginkan rumah tangga putrinya dengan Donwori berakhir. Orang tua Karin juga tak mau cucu mereka hidup susah.

Memang awalnya Karin pengin tetap mendampingi Donwori pada masa-masa sulit. Selain itu, Donwori juga suami penyayang yang punya tekad besar mempertahankan rumah tangganya.

Karin menuturkan, Donwori masih merasa mampu menghidupi keluarga kecilnya. Oleh karena itu Donwori bekerja serabutan.

Sumber: