Disway Award

Depati Parbo, Pejuang Kerinci yang Namanya Diabadikan di Jambi

Depati Parbo, Pejuang Kerinci yang Namanya Diabadikan di Jambi

--

JEKTVNEWS.COM,-Dalam tradisi masyarakat Kerinci, gelar "Depati" diberikan kepada seorang pemimpin adat yang memiliki kharisma, wibawa, serta kemampuan memimpin rakyat. Sementara sebutan "Parbo" melekat sebagai nama tokoh yang dikenal luas sebagai pemimpin perlawanan terhadap Belanda.


Depati Parbo dikenal sebagai sosok yang berani menentang kebijakan kolonial, terutama terkait pungutan pajak, pengekangan adat, dan penguasaan hasil bumi masyarakat. Ketika Belanda mulai masuk ke wilayah Kerinci pada pertengahan abad ke-19, Depati Parbo tampil di garis depan mengorganisir rakyat untuk melakukan perlawanan. Ia memimpin strategi perang gerilya di daerah pegunungan Kerinci, wilayah yang dikenal sulit ditembus oleh pasukan Belanda.

Perlawanan besar yang dipimpin Depati Parbo tercatat dalam sejarah sekitar tahun 1870-an. Walaupun akhirnya Belanda berhasil menguasai Kerinci, perjuangan tersebut meninggalkan jejak mendalam tentang keberanian dan tekad seorang pemimpin adat yang tidak mudah tunduk pada penjajahan. Hingga akhir hayatnya, Depati Parbo tetap dikenang sebagai simbol perlawanan dan martabat masyarakat Kerinci.

Menurut berbagai catatan sejarah lisan masyarakat Kerinci, Depati Parbo lahir dan besar di tengah lingkungan adat yang menjunjung tinggi nilai keberanian serta kepemimpinan. Gelar “Depati” dalam tradisi Kerinci adalah sebuah gelar adat yang disematkan kepada pemimpin atau kepala suku yang memiliki wibawa, kebijaksanaan, serta pengaruh besar di kalangan masyarakat. Sementara nama “Parbo” diyakini berasal dari nama asli atau sebutan khusus yang melekat padanya.

Sebagai bentuk penghargaan, masyarakat dan pemerintah kemudian mengabadikan nama Depati Parbo menjadi nama daerah serta fasilitas umum di Jambi, khususnya di wilayah Kerinci. Hal ini dilakukan agar generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan tokoh lokal yang turut berkontribusi dalam melawan penjajahan dan mempertahankan martabat masyarakat adat.

Penggunaan nama Depati Parbo bukan sekadar penamaan, melainkan sebuah simbol penghormatan atas nilai keberanian, kepemimpinan, serta semangat juang seorang tokoh adat yang membela rakyatnya. Hingga kini, nama Depati Parbo terus hidup dalam ingatan masyarakat sebagai warisan sejarah perjuangan Jambi.

Sumber: