Disway Award

Sejarah Abdul Manap, Pejuang Jambi Yang Namanya Diabadikan

Sejarah Abdul Manap, Pejuang Jambi Yang Namanya Diabadikan

--

JEKTVNEWS.COM,-Abdul Manap muncul sebagai salah satu tokoh yang berani memimpin laskar rakyat. Ia menghimpun para pemuda dan masyarakat untuk bersatu mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diraih.


Dengan keberanian dan strategi sederhana, Abdul Manap dan pasukannya melakukan perlawanan bersenjata di sejumlah wilayah sekitar Kota Jambi. Walaupun dengan persenjataan terbatas, semangat juang mereka tidak pernah surut.

Pada tahun 1945–1946, Abdul Manap aktif menghimpun pemuda di Jambi pasca-Proklamasi. Ia turut mendirikan Barisan Pertahanan Rakyat untuk menghadapi ancaman Belanda yang ingin kembali berkuasa.

Pada 1947, saat Agresi Militer Belanda I berlangsung, Abdul Manap menjadi salah satu komandan laskar yang memimpin perlawanan di kawasan sekitar Kota Jambi. Aksi-aksi gerilya yang dipimpinnya berhasil menghambat pergerakan musuh.

Pada 1948, ia memperkuat basis pertahanan rakyat di wilayah-wilayah pinggiran Kota Jambi sekaligus mempersiapkan logistik dan semangat pemuda agar terus melawan. Pada 1949, masa Agresi Militer Belanda II, Abdul Manap kembali berada di garda terdepan. Meski harus menghadapi tekanan besar, ia tidak pernah menyerah dalam mempertahankan Jambi. Tahun ini menjadi masa-masa paling berat karena Belanda ingin menguasai titik strategis di Sumatra, termasuk Jambi.

Perjuangan Abdul Manap di tahun-tahun tersebut menjadikannya simbol perlawanan rakyat Jambi terhadap penjajahan. Ia dikenal tidak hanya sebagai pejuang bersenjata, tetapi juga penggerak semangat kebangsaan.

Seiring berjalannya waktu, nama Abdul Manap melekat dalam ingatan masyarakat Jambi sebagai simbol keberanian dan pengorbanan. Ia menjadi sosok yang mewakili suara rakyat Jambi yang tidak ingin kembali berada di bawah cengkeraman penjajah.

Sebagai bentuk penghormatan, pemerintah daerah kemudian mengabadikan nama Abdul Manap pada salah satu fasilitas kesehatan, yaitu RSUD H. Abdul Manap.

Pemberian nama ini memiliki makna yang dalam. Melalui kisahnya, anak-anak Jambi dapat belajar bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya dilakukan di pusat-pusat kota besar, tetapi juga di daerah-daerah dengan peran tokoh lokal yang tak kalah penting.

Abdul Manap mengajarkan bahwa keberanian, persatuan, dan pengorbanan adalah kunci untuk mempertahankan kemerdekaan dan martabat bangsa. Warisan inilah yang perlu terus ditanamkan agar generasi penerus tidak melupakan asal-usul kemerdekaan yang mereka nikmati saat ini.

Sejarah Abdul Manap adalah bagian dari mozaik besar perjuangan bangsa Indonesia. Sosoknya menjadi bukti bahwa dari Jambi lahir pejuang-pejuang tangguh yang ikut mengukir jalan menuju kemerdekaan.

Sumber: