Kakanwil Jambi Zoztafia Sebut Ramadhan Expo 2024 Bagian dari Moment Syiar

Kakanwil Jambi Zoztafia Sebut Ramadhan Expo 2024 Bagian dari Moment Syiar

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Zoztafia -ist-

JAMBI, JEKTVNEWS.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi JAMBI Zoztafia membuka gelaran Ramadhan Expo di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi JAMBI. Acara dihadiri oleh Kankemenag Kota JAMBI, Kepala-Kepala Madrasah, pihak perbankan syariah, satgas halal dan pendamping halal serta pelaku usaha kecil, Selasa, (19/3).

Ramadhan Expo diselenggarakan dalam rangka literasi zakat dan wakaf dan sosialisasi wajib halal Oktober 2024, mengangkat tema tebarkan kebaikan raih keberkahan," ujar Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zefni Ishak selaku ketua pelaksana kegiatan.

Disampaikannya, kegiatan ini akan berlangsung mulai hari ini Selasa (19/3) hingga Senin (25/3) menghadirkan stand bazar produk-produk UMKM bersertifikasi halal, Lembaga Amil Zakat dan Stand pendamping produk halal.

Moment Ramadhan merupakan moment yang tepat untuk tidak saja kita meningkatkan amalan jasmaniah dan rohaniah, tak kalah pentingnya kita tingkatkan amaliah kepada sesama.

BACA JUGA:Menyalakan Api Kreativitas, Hasilkan Pekerjaan Kreatif di Jambi Lewat Inovasi

Maka kami menginisiasi keberkahan Ramadhan dengan mengundang Lembaga-Lembaga Amil untuk dapat menyampaikan langsung kepada masyarakat tentang pentingnya zakat dan wakaf melalui Badan Amil agar dapat dikelola dengan baik untuk pemberdayaan ekonomi umat, memberantas kemiskinan.

Banyak masyarakat kita yang memiliki kecukupan harta ,sudah memenuhi nisab untuk berzakat juga ingin berwakaf uang, atau perlu informasi untuk menggurus sertifikasi produk halal maka tersedia informasi seluas luasnya oleh para pendamping halal di sini. Harapannya kegiatan ini lancar dan penuh keberkahan, tuturnya.

BACA JUGA: Lonjakan Harga Pangan di Seluruh Indonesia, Telur, Daging Ayam, dan Minyak Goreng Naik Tajam!

Kakanwil Zoztafia saat membuka gelaran Ramadhan Expo mengatakan bahwa, kegiatan ini berangkat dari keinginan untuk memanfaatkan moment Ramadhan ini sebagai Syiar, terutama dari aspek ekomoni.

Dikatakannya, pentingnya mengurus ekonomi dalam Islam dan harus dikelola secara baik. Kementerian agama melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berusaha untuk memfasilitasi guna memajukan terutama unit usaha menengah kebawah melalui fasilitasi pengurusan sertifikat halal.

Produk-produk yang ada, berharap bisa bersaing secara baik dengan usaha lainnya dan standar halal ini menjadi standar internasional. Ketika produk itu disertifikasi halal maka ada jaminan disitu kebersihannya, kemudiannya jaminan kebaikkannya, jaminan produk itu bisa dipake atau dikonsumsi.

BACA JUGA:Festival Arakan Sahur di Kuala Tungkal Jambi Menjadi 110 Event Terpilih Indonesia

“Jadi ini sangat penting, kepada satgas halal untuk bisa mensosialisasikan secara lebih baik lagi dan kita menyambut wajib halal Oktober 2024, bahwa semua produk wajib memiliki sertifikat halal," ujarnya.

“Kemudian berkaitan dengan zakat, dan memang moment yang paling baik pada saat Ramadhan ini untuk melakukan sosialisasi. Kesadaran berzakat dimasyarakat kita ini perlu kita perkuat dengan melakukan sosialisasi. Kita membantu agar masyarakat mau berzakat dan mereka memahaminya," pungkasnya.

Sumber: