JEKTVNEWS.COM - Tanaman kratom (Mitragyna speciosa) termasuk dalam kategori narkoba di beberapa negara, termasuk Indonesia.
Kratom mengandung senyawa aktif seperti mitraginin dan 7-hydroxymitraginin yang memiliki efek opioid, yaitu dapat menyebabkan euforia, mengurangi rasa sakit, dan menimbulkan ketergantungan.
BACA JUGA:Harga Daging Ayam Mencapai 36 Ribu Rupiah Per Kilogram
Di Indonesia, kratom dikategorikan sebagai narkotika golongan I oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), yang berarti penggunaannya dilarang karena berpotensi tinggi untuk disalahgunakan dan tidak memiliki manfaat medis yang diakui.
Namun, status hukum kratom dapat berbeda di setiap negara; ada beberapa negara yang mengizinkan penggunaannya untuk tujuan tertentu, seperti pengobatan alternatif atau untuk membantu mengatasi ketergantungan opioid.
BACA JUGA:Peluncuran Digital Layanan Event, Ketua DPRD Jambi: Semoga Bisa Memangkas Waktu Perizinan
Jadi, di Indonesia, kratom dianggap sebagai narkoba dan penggunaannya diatur secara ketat oleh undang-undang.