Suamimu Menghamiliku

Suamimu Menghamiliku

Karin -bukan nama sebenarnya- adalah seorang ibu muda. Kini, perempuan 24 tahun itu harus menerima kenyataan bahwa suaminya -sebut saja Donwori- telah menghamili wanita lain.

Andai tak kepo soal ponsel, Karin tak akan tahu kelakuan Donwori. Suatu malam, Karin sengaja bangun ketika Donwori terlelap.

Selanjutnya Karin mengambil handphone Donwori. Setelah itu Karin membawa ponsel Donwori ke ruang tamu untuk memeriksa isinya.

Karin pengin mengetahui isi ponsel Donwori gara-gara curiga dengan tindak tanduk suaminya beberapa hari sebelumnya. Donwori terlihat gelisah.

Ponsel Donwori terus berbunyi, namun didiamkan saja. “Kan waktu itu keluar bareng, HP-ne muni terus (ponselnya berbunyi terus, red). Tak tanyai, kok gak diangkat, Mas. Jawabane ‘gak penting’, katanya sales sing maksa (yang memaksa, red),” ujar Karin di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya belum lama ini.

Namun, penjelasan Donwori malah membuat Karin penasaran. “Aku gak percayalah,” ujarnya.

Setelah memegang ponsel Donwori, Karin tidak menemukan bukti apa pun. Riwayat panggilannya kosong, seakan historinya sudah dibersihkan.

Demikian pula dengan isi pesan. Karin membuka dan membacanya satu per satu, namun tak ada indikasi mencurigakan.

Ndilalah saat Karin memegang ponsel Donwori itu tiba-tiba ada pesan masuk. Pesan itu datang dari nomor tanpa foto profil.

Nomor itu juga tidak tersimpan di daftar kontak Donwori. Namun, isinya benar-benar memorakporandakan hati Karin.

Isi pesan itu meminta Donwori segera merespons. “Aku gawe nomor iki soale dua nomorku pean block. Mas ya opo, aku hamil lagi, aku pengin saiki sampeyan tanggung jawab (Saya pakai nomor ini karena dua nomor sebelumnya sudah kamu blokir. Mas bagaimana, aku hamil lagi, aku pengin sekarang kamu tanggung jawab, red),” begitulah isi pesan itu.

Ternyata pesan itu dari selingkuhan Donwori. Sebut saja namanya Karin.

Dalam pesan itu juga terungkap bahwa Sephia bukan sekali saja mengandung janin buah perbuatannya dengan Donwori. Sebab, Sephia sebelumnya sudah pernah hamil dan menggugurkannya.

Wingi aku wis ngalahi bojoe sampeyan. Aku rela nggugurno kandunganku goro-goro bojoe sampeyan yo meteng sisan. Saiki aku minta keadilan Mas. aku emoh ngene terus. Jadi ibuk  pembunuh anakku dewe, anak awak dewe (Kemarin aku mengalah demi istrimu. Aku rela menggugurkan kandunganku gara-gara istrimu juga hamil. Sekarang aku minta keadilan, Mas. Aku tak mau seperti ini terus. Jadi ibu pembunuh anak sendiri, anak kita sendiri, red),” tutur Karin menirukan isi pesan Sephia untuk Donwori.

Sumber: