Film Rumah di Seribu Ombak: Kisah Persahabatan di Tengah Ombak Kehidupan

Film Rumah di Seribu Ombak: Kisah Persahabatan di Tengah Ombak Kehidupan

Film Rumah di Seribu Ombak-ist-

JEKTVNEWS.COM - Film "Rumah di Seribu Ombak" (2012) merupakan drama Indonesia yang disutradarai oleh Erwin Arnada. Film ini tak hanya menyuguhkan keindahan panorama pantai, tetapi juga sarat pesan tentang persahabatan yang sejati.

Kisah persahabatan yang Menyejukkan

Film yang berfokus pada kisah Samihi (Risjad Aden), seorang anak laki-laki Muslim, dan Wayan Manik (Riman Jayadi), seorang anak laki-laki Hindu. Keduanya tinggal di Desa Kaliasem, sebuah desa di pinggir pantai.

BACA JUGA:MK Pertimbangkan Pemanggilan Menteri Sri Mulyani dan Tri Rismaharini dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024

Awalnya, hubungan mereka biasa saja. Namun, sebuah peristiwa membuat mereka bersahabat. Samihi pernah menjadi korban perampasan oleh sekelompok anak nakal. Wayan Manik datang menolong dan sejak saat itulah persahabatan mereka terjalin.

Persahabatan yang Menguji Keimanan

BACA JUGA:Fraksi Partai PDI-Perjuangan DPRD Kota Jambi Ungkapkan Rasa ke Kecewaannya Terhadap LKPJ Pemerintah Kota Jambi

Persahabatan Samihi dan Wayan Manik menghadapi ujian. Dimana, mereka berdua sama-sama memiliki rahasia dan trauma masa lalu yang kelam.  Samihi menyimpan aib keluarganya, sedangkan Wayan Manik dihantui masa lalu kelam terkait kematian orang tuanya.

BACA JUGA:Perusahaan Media Ditantang Adopsi Perkembangan Teknologi Terbaru

Laut sebagai Metafora Kehidupan

Film ini menggunakan laut sebagai metafora kehidupan. Laut yang tenang bisa berubah menjadi badai,  begitu pula kehidupan yang penuh dengan pasang surut. 

Persahabatan Samihi dan Wayan Manik digambarkan seperti perahu yang kokoh menghadapi ombak kehidupan.

Nilai-nilai yang Disampaikan

BACA JUGA:12 Sirop Obat yang Memenuhi Ketentuan dan Aman Menurut BPOM

"Rumah di Seribu Ombak" tak hanya bercerita tentang persahabatan, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai penting seperti:

Toleransi: Film ini mempromosikan toleransi antar umat beragama. Samihi dan Wayan Manik, meski berbeda keyakinan, dapat bersahabat dengan erat.

Saling Menguatkan: Persahabatan mereka menjadi sumber kekuatan untuk menghadapi masalah dan trauma masing-masing.

Kejujuran dan Keterbukaan: Film ini menyoroti pentingnya kejujuran dan keterbukaan dalam sebuah persahabatan.

BACA JUGA:DPRD Provinsi Jambi Gelar Rapat Paripurna terkait Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar LKPJ Gubernur

Film yang Patut Ditonton

"Rumah di Seribu Ombak" merupakan film yang patut ditonton  karena  kisahnya yang menyentuh,  visual  pantai  yang  menawan,  dan pesan moral yang  universal.  Film ini  cocok  dinikmati  bersama  keluarga  untuk  menguatkan  jalinan  persahabatan  dan  menghargai perbedaan.

Sumber: