Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Cabai diprediksi Masih Tinggi

Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Cabai diprediksi Masih Tinggi

Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Cabai diprediksi Masih Tinggi-Jektvnews-

JAMBI, JEKTVNEWS.COM- Sejak dua pekan terakhir harga komoditi cabai terus mengalami lonjakan harga, kenaikan harga ini diprediksi akan terjadi hingga jelang Natal dan tahun Baru.

Pada dua pekan terakhir harga komoditi cabai mengalami lonjakan harga yang signifikan, terutama di pasar Angso duo Jambi, tingginya harga komoditas bercita rasa pedas ini diprediksi masih akan tinggi hingga jelang Natal dan tahun Baru.

BACA JUGA:Timnas U-23 Indonesia Kekalahan dari Irak Menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kepala pengelola pasar tradisional Angso duo Jambi Purnomosidi mengatakan untuk harga cabai hari ini kembali mengalami kenaikan seperti Cabai merah besar mengalami kenaikan sebesar 10 persen dari harga semula 62 ribu menjadi 68 ribu perkilogram nya atau naik 8ribu rupiah. Hal ini dipicu oleh kurangnya pasokan baik lokal, pulau Jawa, Bengkulu maupun medan.

Selain itu, Cabai merah keriting juga ikut naik yang semula 64 ribu perkilogram menjadi 72 ribu rupiah perkilogram naik sebesar 12 persen atau sekitar 8ribu rupiah.

BACA JUGA:Jadwal Piala Dunia U-17 Hari Ini, Jadi Babak Nasib Penentuan Timnas Indonesia!

Sementara untuk cabai rawit merah mengalami penurunan dari harga 80ribu rupiah turun menjadi 75 ribu rupiah perkilogram atau turun sekitar 6 persen. Dikarenakan ada penambahan pasokan dari wilayah Bengkulu dan Aceh, Purnomosidi juga menuturkan untuk pasokan cabai di pasar Angso mencapai 8 hingga 10 ton perhari.

Pihaknya berharap kepada pemerintah untuk turun andil untuk melakukan intervensi melalui operasi pasar bersama instansi terkait.

BACA JUGA:Hancurkan Sasaran di Pulau Gundal dengan Artileri TNI AL

“Diprediksi menjelang natal dan tahun Baru harga cabai masih akan tinggi, sebab berdasarkan perhitungan dilapangan salah satunya pasokan dari Medan, harga akan dapat stabil pada 100 hari kedepan yakni pada bulan februari mendatang. meskipun terus mengalami kenaikan namun dipastikan stok aman hingga akhir tahun” ujar Purnomosidi

Sumber: