PKK Provinsi Jambi Gelar Sembako Bersubsidi 50 Persen

PKK Provinsi Jambi Gelar Sembako Bersubsidi 50 Persen

--

JEKTVNEWS.COM,– JAMBI – Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi kembali menggelar kegiatan sosial rutin selama Ramadan dengan menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Baznas, Bank Jambi, hingga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memberikan subsidi untuk paket sembako murah.(Selasa,03/03)

Ketua TP PKK Provinsi Jambi,Hesnidar Haris menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini turut mendukung publikasi kegiatan tersebut

 “Terima kasih adik-adik media sudah men-support kegiatan tim penggerak PKK Provinsi Jambi yang secara rutin memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama setiap bulan Ramadan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sembako dijual dengan potongan harga 30 hingga 50 persen dari harga normal. Jika harga awal Rp100 ribu, masyarakat bisa mendapatkan dengan harga Rp70 ribu bahkan Rp50 ribu. 

“Alhamdulillah, masyarakat selalu antusias hadir untuk memperoleh manfaat yang disubsidi. Walaupun mungkin jumlahnya belum mencukupi seluruh kebutuhan, setidaknya bisa sedikit membantu. Rezeki yang sedikit tapi berkah,” katanya.

Ia menjelaskan, program ini dilaksanakan selama kurang lebih tiga hari dan dapat diperpanjang sesuai kondisi di lapangan. Seluruh sembako yang dijual dipastikan dalam kondisi bersubsidi.

 “Semua subsidi. Dengan modal Rp125 ribu dijual Rp75 ribu. Yang di sini sembako semua bersubsidi, kecuali produk UMKM,” tegasnya.

Di tengah situasi kenaikan harga dan dinamika global yang berdampak pada perekonomian, ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan justru meningkatkan kepedulian sosial. 

“Kami mengimbau ayo kita melipatgandakan harta yang kita punya, bukan dengan mengurangi, tapi dengan memberi. Jangan berpikir memberi itu rugi. Justru kita sedang melipatgandakan keberkahan dari rezeki yang kita miliki,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum membangun empati dan karakter umat yang peduli terhadap sesama. Kepada media, ia berpesan agar terus menyebarkan informasi yang menenangkan masyarakat. 

“Media itu luar biasa, bisa membuat orang terpengaruh buruk atau menjadi lebih baik. Tolong bantu menyampaikan berita yang membuat masyarakat tenang, bukan panik. Walaupun dunia sedang tidak baik-baik saja, mari kita buat masyarakat tetap tenang,” pungkasnya.

Sumber: istimewa