Produk Jurnalistik AI Dinilai Sempurna, Namun Terasa Kaku
--
JEKTVNEWS.COM,- Produk jurnalistik yang dihasilkan oleh teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dinilai memiliki kualitas teknis yang sangat baik, namun masih terasa kaku dan kurang menyentuh sisi emosional manusia. Penilaian tersebut disampaikan oleh Andika Arnoldy dalam pemaparannya terkait perkembangan penggunaan AI di dunia jurnalistik.
Menurut Andika, secara umum karya jurnalistik yang dibuat oleh AI terlihat nyaris sempurna. Kesalahan teknis seperti salah ketik atau kekeliruan struktur kalimat yang kerap ditemukan pada tulisan manusia, jarang dijumpai pada produk jurnalistik berbasis AI.
Namun demikian, Andika menegaskan bahwa kesempurnaan teknis tersebut tidak serta-merta membuat karya jurnalistik AI unggul sepenuhnya. Ia menilai, tulisan yang dihasilkan AI cenderung kaku, formal, dan mudah dikenali dari gaya penulisannya.
“AI masih kesulitan menangkap unsur emosi, suara hati, serta sudut pandang manusia yang unik dalam menyajikan sebuah berita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andika menyampaikan bahwa meskipun AI dapat menjadi alat bantu yang sangat kuat dalam proses jurnalistik, peran manusia tetap tidak tergantikan. Kreativitas, empati, serta kepekaan terhadap konteks sosial dan kemanusiaan dinilai masih menjadi kekuatan utama jurnalis dalam menghasilkan karya berita yang bermakna.
Ia pun menekankan bahwa teknologi AI seharusnya diposisikan sebagai pendukung kerja jurnalistik, bukan pengganti sepenuhnya peran jurnalis manusia.
Sumber: jektv inspirasi kito


