Televisi di Tengah Media Sosial ?

Televisi di Tengah Media Sosial ?

--

By Edo Lipa Putra

Geliat media sosial saat ini benar-benar mengubah cara masyarakat mendapatkan informasi dan edukasi. Dulu, banyak masyarakat menunggu berita dari televisi. Hari ini cukup membuka handphone , informasi sudah datang dari berbagai arah hanya dalam hitungan detik.

Perubahan ini membuat dunia media ikut berubah begitu cepat tanpa hambatan. Sekarang siapa saja bisa menjadi penyebar informasi. Namun di balik kemudahan itu, ada tantangan besar yang harus dihadapi bersama, yaitu banyaknya informasi yang belum tentu kebenaran dan keabsahannya.

Dalam dunia Ilmu komunikasi kecepatan memang penting, tetapi kebenaran informasi jauh lebih penting. Karena itulah media massa dan media elektronik termasuk televisi, masih memiliki peran besar di tengah derasnya arus media sosial.

Televisi memiliki proses yang tidak sederhana sebelum sebuah berita tayang. Ada proses peliputan/produksi liputan,pengecekan kebeneran data, penyuntingan gambar, hingga pertimbangan etika penayangan.Semua itu dilakukan agar informasi yang diterima masyarakat benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai seseorang yang berkecimpung di dunia televisi, saya melihat bahwa tantangan media saat ini bukan hanya soal bersaing untuk mendapatkan perhatian penonton. Yang lebih penting adalah bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat atas konten yang di tayangkan.

Media sosial memang unggul dalam kecepatan. Namun televisi memiliki kekuatan dalam penyajian informasi yang lebih terarah dan terverifikasi. Karena itu, keduanya sebenarnya bisa saling melengkapi, bukan saling menggantikan.

Saat ini,dunia media membutuhkan banyak generasi muda yang tidak hanya kreatif membuat konten, tetapi juga memahami etika komunikasi dan tanggung jawab sosial. Sebab komunikasi yang baik bukan sekadar membuat informasi cepat tersebar, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat.Sehingga hakikat media mempunyai tanggung jawab untuk ikut mencerdaskan anak bangsa dapat terpenuhi.

Di era digital seperti sekarang, kita semua juga perlu lebih bijak dalam menerima informasi. Jangan mudah percaya sebelum memastikan kebenarannya. Karena di tengah derasnya arus informasi, sikap kritis menjadi hal yang sangat penting.

Sumber: