Kebakaran PS Store Jambi, Damkar Kerahkan 13 Armada

Kebakaran PS Store Jambi, Damkar Kerahkan 13 Armada

--

JEKTVNEWS.COM – Kebakaran melanda bangunan PS Store di Kota Jambi, Kamis malam. Peristiwa tersebut membuat petugas pemadam kebakaran bergerak cepat untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi Mustari Affandi  mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB melalui layanan call center 112. Setelah menerima laporan, petugas langsung menerjunkan 13 armada dan 20 personel karena lokasi kejadian berada tidak jauh dari pos pemadam.

“Pada pukul 20.00 kita menerima laporan dari call center Bahagia 112 bahwa terjadi kebakaran. Kita langsung menurunkan 13 armada karena lokasi sangat dekat dengan tempat kejadian,” ujarnya.

Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian membakar bagian bangunan lain. Kondisi plafon yang terbuat dari papan membuat api cepat menyebar.

“Eskalasi sementara yang kami lihat diduga karena instalasi listrik. Bisa saja terjadi korsleting lalu membakar bagian rumah lainnya, apalagi plafonnya dari papan,” katanya.

Dikatakan Mustari ,Menurut keterangan warga sekitar, api pertama kali diketahui setelah masyarakat melihat kepulan asap dari sela bangunan. Warga kemudian berusaha memberitahu penghuni sebelum api membesar dan menyebar ke bagian lain bangunan.

Petugas pemadam juga melakukan perlindungan terhadap bangunan di sekitar lokasi, termasuk sebuah apotek yang berada berdekatan dengan titik kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya bahan kimia yang mudah terbakar.

 “Kita melakukan proteksi agar api tidak merambat ke apotek karena kita tidak tahu apakah ada bahan kimia di dalamnya,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, salah satunya banyaknya asap tebal di dalam bangunan. Petugas harus membuka rolling door secara paksa dan menggunakan alat bantu pernapasan saat masuk ke lokasi.

  “Asap di dalam sudah sangat banyak, jadi petugas menggunakan SCBA dan masker saat masuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini . Petugas berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian dan kerugian belum bisa di perkirakan.

Selain itu dikatakan Mustari, kerumunan warga yang mendekati area kebakaran juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Kadis Damkartan mengimbau masyarakat agar tidak berada terlalu dekat dengan lokasi kebakaran demi keselamatan bersama.

“Kami berharap masyarakat juga memiliki keprihatinan. Saat terjadi kebakaran jangan merokok di area kebakaran dan jangan terlalu dekat karena kita tidak tahu apakah ada potensi ledakan,” tutupnya.

   

Sumber: