Mana yang Lebih Baik Es Teh Manis vs Hangat untuk Berbuka, Ini Saran Dokter Gizi!

Mana yang Lebih Baik Es Teh Manis vs Hangat untuk Berbuka, Ini Saran Dokter Gizi!

--

JEKTVNEWS.COM-Salah satu minuman yang dikonsumsi untuk berbuka puasa adalah teh manis. Sebagian orang mungkin lebih memilih es teh agar bisa menyegarkan tubuh setelah berpuasa.

 

Tak jarang juga yang lebih menyukai teh manis dalam keadaan hangat. Lantas, mana yang lebih baik dikonsumsi saat berbuka puasa? Spesialis gizi klinik dr Davie Muhammad, SpGK, menjelaskan teh manis hangat atau dingin tidak memiliki perbedaan dari sisi kalori. 

 

Hanya saja, penting untuk dicatat takaran gula yang ditambahkan saat minum teh.

"Anta teh hangat atau es teh, yang menjadi pembedanya adalah seberapa banyak gula yang digunakan untuk teh tersebut," jelas dr. Davie.

 

Semakin banyak gula yang digunakan pada es teh manis atau hangat yang dikonsumsi, tentu semakin tinggi juga kalorinya. Akan lebih baik jika kadar gula yang dimasukkan tidak terlalu banyak saat buka puasa.

 

"Untuk konsumsi gula, anjuran asupan gula sekitar 4 sendok makan atau 50 gram gula per hari," sampai dr. Davie.

 

Ia menjelaskan, menu buka puasa yang tinggi gula bisa memicu lonjakan gula darah setelah berpuasa. Kondisi ini yang akan menyebabkan mudah ngantuk dan lapar kembali.

 

Mencegah hal tersebut, dr Davie menyarankan beberapa menu yang tepat untuk berbuka puasa. Mulai dari buah potong yang mengandung air dan juga kurma.Kurma mengandung gula yang tinggi, vitamin, mineral, dan juga serat. 

 

Tetapi, jumlahnya juga perlu diperhatikan.

 

"Berbuka puasa dengan kurma 3-4 butir sudah cukup mengembalikan energi awal setelah berpuasa," pungkasnya.

Sumber: radarkepahiang.disway.id