Rahasia Tempe Jadi Salah Satu Makanan Paling Menyehatkan di Dunia

Rahasia Tempe Jadi Salah Satu Makanan Paling Menyehatkan di Dunia

--

Tahukah kamu bahwa salah satu makanan sehat yang kini dikenal dunia justru berasal dari dapur tradisional Indonesia? Makanan tersebut adalah tempe.

 

Dahulu, tempe sering dianggap sebagai makanan sederhana dan biasa saja di Indonesia. Namun kini, makanan berbahan dasar kedelai ini mulai mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan di dunia, mulai dari komunitas pecinta gaya hidup sehat di Amerika hingga Eropa.

 

Mengutip inspirasi dari World Vegan Travel, tempe bukan hanya sekadar alternatif pengganti daging bagi vegetarian. Lebih dari itu, tempe memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa alasan mengapa tempe sering disebut sebagai salah satu superfood.

 

Keunggulan dari proses fermentasi

 

Berbeda dengan tahu yang dibuat dari sari kedelai, tempe diolah menggunakan biji kedelai utuh. Keistimewaan tempe terletak pada proses fermentasinya yang menggunakan jamur Rhizopus oligosporus.

 

Proses fermentasi ini tidak hanya membuat kedelai menjadi lebih padat dan mudah diolah, tetapi juga membantu memecah nutrisi yang sebelumnya sulit dicerna menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. Selain itu, fermentasi juga mampu mengurangi zat antinutrisi yang biasanya terdapat pada kacang-kacangan, sehingga konsumsi tempe tidak menyebabkan rasa kembung pada sebagian orang.

 

Sumber protein yang baik untuk tubuh

 

Tempe juga dikenal sebagai sumber protein nabati yang cukup tinggi. Bahkan dalam beberapa kasus, kandungan protein tempe dapat lebih tinggi dibandingkan tahu. Protein dalam tempe juga memiliki profil asam amino yang cukup lengkap sehingga bermanfaat bagi tubuh.

 

Hal inilah yang membuat tempe sering disebut sebagai superfood oleh komunitas vegan di berbagai negara. Selain memberikan asupan protein yang baik, tempe juga mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga energi tubuh tetap stabil sepanjang hari.

 

Baik untuk kesehatan pencernaan

 

Sebagai makanan hasil fermentasi, tempe mengandung prebiotik yang berperan sebagai “makanan” bagi bakteri baik di dalam usus. Keberadaan bakteri baik ini sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.

 

Usus yang sehat tidak hanya berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh, tetapi juga dapat membantu menjaga keseimbangan suasana hati. Dengan kata lain, mengonsumsi tempe tidak hanya membuat perut kenyang, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

 

Kaya nutrisi dan rendah kolesterol

 

Selain tinggi protein, tempe juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti kalsium yang baik untuk kesehatan tulang, zat besi yang membantu mencegah rasa lemas, serta magnesium yang dibutuhkan tubuh.

 

Menariknya, tempe tidak mengandung kolesterol dan memiliki kadar lemak jenuh yang rendah. Oleh karena itu, tempe sering dianggap sebagai pilihan makanan yang lebih sehat dibandingkan beberapa jenis daging, terutama bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung.

 

Dalam satu porsi tempe sekitar 85 gram (3 ons), biasanya terkandung:

 

* Protein sekitar 18 gram

* Serat sekitar 28% dari kebutuhan harian

* Zat besi sekitar 10% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG)

* Kalsium sekitar 6% dari AKG

* Lemak total sekitar 5 gram, yang terdiri dari lemak jenuh, lemak tak jenuh ganda, dan lemak tak jenuh tunggal.

 

Bahan makanan yang mudah diolah

 

Salah satu alasan mengapa tempe semakin populer di berbagai negara adalah karena teksturnya yang unik dan mudah diolah. Tempe memiliki rasa khas yang sedikit menyerupai kacang serta tekstur yang cukup padat.

 

Selain itu, tempe juga mudah menyerap bumbu sehingga dapat dimasak dengan berbagai cara. Mulai dari tempe orek yang manis, tempe goreng, mendoan, hingga dijadikan patty burger atau bahan tambahan dalam salad.

 

Tidak hanya menyehatkan bagi tubuh, konsumsi tempe juga lebih ramah terhadap lingkungan. Produksi tempe membutuhkan lebih sedikit air dan lahan dibandingkan produksi daging sapi atau ayam. Karena itu, dengan mengonsumsi tempe lebih sering, secara tidak langsung kita juga turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sumber: kompas.com