Al Haris Respons Kerugian Rp143 Miliar Kasus Bank Jambi

Al Haris Respons Kerugian Rp143 Miliar Kasus Bank Jambi

--

JEKTVNEWS.COM,- JAMBI – Kasus dugaan pembobolan ribuan rekening nasabah Bank Jambi yang saat ini tengah ditangani aparat kepolisian terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jambi. Tercatat sekitar 6.600 rekening nasabah terdampak dengan total kerugian yang diperkirakan mencapai Rp143 miliar.

 

Hingga saat ini layanan ATM dan mobile banking Bank Jambi belum dibuka sepenuhnya. Hal tersebut disebabkan adanya indikasi virus yang sempat menempel pada sistem mesin ATM, sehingga pihak perbankan masih melakukan penggantian perangkat serta menunggu proses verifikasi dari Bank Indonesia sebelum layanan kembali dioperasikan secara normal.

 

Gubernur Jambi, Al Haris, menyebut jumlah rekening yang terdampak mencapai sekitar 6.600 rekening. Penutupan sementara layanan ATM dan mobile banking dilakukan sebagai langkah antisipasi agar dana nasabah tidak kembali tersedot apabila sistem diaktifkan sebelum dipastikan aman.

 

Sementara itu, dari total kerugian yang diperkirakan mencapai Rp143 miliar, sebagian dana sudah mulai berhasil dilacak oleh tim yang menangani kasus tersebut. Sekitar Rp16 miliar diketahui telah terlacak, termasuk Rp9 miliar yang ditemukan berada dalam bentuk aset kripto.

 

Pemerintah Provinsi Jambi bersama para pemegang saham Bank Jambi juga telah menggelar rapat untuk mencari solusi pengembalian dana nasabah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menggunakan laba perusahaan yang pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp330 miliar untuk membantu proses pengembalian dana secara bertahap.

 

Pemerintah daerah memastikan seluruh dana nasabah akan tetap dikembalikan serta meminta pihak bank bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut.

Sumber: jektv inspirasi kito