Pemkot Jambi Percepat Program Makan Bergizi Gratis, 94 Ribu Warga Telah Terjangkau

Pemkot Jambi Percepat Program Makan Bergizi Gratis, 94 Ribu Warga Telah Terjangkau

--

JEKTVNEWS.COM,-KOTA JAMBI – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komitmen tersebut ditandai dengan digelarnya konsolidasi percepatan Program MBG di Kantor Wali Kota Jambi.


Konsolidasi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana MKM dan dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Gubernur Jambi Al Haris, serta jajaran Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi.

Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa hingga saat ini Program MBG di Kota Jambi telah menjangkau sekitar 94 ribu penerima manfaat, dari target total sebanyak 275 ribu orang. Untuk mendukung pencapaian tersebut, Pemerintah Kota Jambi terus mendorong percepatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Saat ini, standar minimal dapur MBG di Kota Jambi ditetapkan sebanyak 76 unit. Namun, baru 35 dapur yang telah beroperasi. Oleh karena itu, Pemkot Jambi terus mendorong dapur yang belum aktif, khususnya di Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk, agar segera beroperasi.

Maulana menegaskan bahwa Program MBG memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga membuka lapangan pekerjaan baru, terutama bagi ibu-ibu berusia di atas 40 tahun. Hal tersebut dinilai mampu membantu menekan angka pengangguran di Kota Jambi.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengapresiasi komitmen kuat Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung percepatan Program MBG. Menurutnya, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah melalui pemanfaatan bahan pangan lokal serta penyerapan tenaga kerja.

Gubernur Jambi Al Haris turut menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jambi terhadap percepatan Program MBG, termasuk di wilayah terpencil dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat memastikan Program MBG berjalan secara merata dan berkelanjutan.

Sumber: