Isu Reshuffle Menguat! Ini Daftar Menteri yang Dikabarkan Diganti dan Masuk Bursa

Isu Reshuffle Menguat! Ini Daftar Menteri yang Dikabarkan Diganti dan Masuk Bursa

Tiga anggota Kabinet Merah Putih yang baru dilantik Presiden RI Prabowo Subianto Rabu (17/9/2025) yang lalu-Istimewa/jektvnews.com-

JEKTVNEWS.COM - Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali mencuat. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat, yang jika terealisasi akan menjadi perombakan kabinet kelima sejak ia dilantik pada 20 Oktober 2024.

Sejumlah nama menteri dan pejabat setingkat menteri disebut masuk daftar yang berpotensi terdampak reshuffle.

Mereka di antaranya Menko PMK Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala KSP Muhammad Qodari, Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai, serta Menteri Pariwisata Widiyanti Putri.

Menanggapi kabar tersebut, Menlu Sugiono mengaku belum mendengar informasi soal reshuffle.

Ia menegaskan keputusan perombakan kabinet sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.

“Saya baru dengar. Itu pertanyaannya harusnya ditujukan ke Presiden,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Selasa (27/1/2026).

Sikap berbeda ditunjukkan Menkomdigi Meutya Hafid yang memilih tidak menjawab pertanyaan wartawan terkait isu reshuffle usai menghadiri acara di Jakarta Pusat.

Selain nama yang disebut akan diganti, beredar pula sejumlah figur yang dikabarkan masuk bursa kabinet.

Di antaranya Budisatrio Djiwandono yang disebut-sebut berpeluang mengisi pos menteri, Angga Raka Prabowo yang dikaitkan dengan kursi Menkomdigi, serta Juda Agung yang dinilai sebagai kandidat kuat Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono.

Budisatrio sendiri membantah kabar tersebut dan menegaskan masih fokus menjalankan tugas sebagai pimpinan Komisi I DPR RI.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui Juda Agung merupakan salah satu calon kuat Wamenkeu.

Sepanjang 2025, Presiden Prabowo telah empat kali melakukan reshuffle kabinet, baik pada level menteri, wakil menteri, maupun kepala lembaga.

Jika isu terbaru terealisasi, maka ini akan menjadi reshuffle jilid kelima dalam masa pemerintahannya.

Berikut daftar 7 nama menteri/anggota kabinet yang dikabarkan akan direshuffle:

Menko PMK Pratikno

Menlu Sugiono

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono

Kepala KSP Muhammad Qodari

Menkominfo Meutya Hafid

Menteri HAM Natalius Pigai

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri

Selain beredar nama menteri/anggota kabinet yang dikabarkan akan direshuffle, ada pula nama-nama yang dikabarkan akan masuk menjadi anggota kabinet.

Berikut daftarnya:

Budisatrio Djiwandono (Menlu)

Angga Raka Prabowo (Menkominfo)

Juda Agung (Wakil Menteri Keuangan)

Budisatrio: Masih Tetap Bertugas di Komisi I DPR

Nama Budisatrio Djiwandono ikut mencuat setelah Utut Adianto melontarkan pernyataan bernada canda yang menyiratkan Budi akan beralih dari legislatif ke eksekutif.

Pernyataan tersebut memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan penunjukan Budi sebagai menteri atau pejabat setingkat menteri.

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menegaskan jika dirinya masih tetap bertugas di Komisi I DPR RI sebagai salah satu pimpinan. 

Hal itu ditegaskan Budi menanggapi kabar dirinya disebut bakal menjadi bagian eksekutif atau pemerintahan di Kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Legislator Gerindra itu mengaku tak mengerti mengapa dirinya bisa dikabarkan akan meninggalkan DPR dan menjadi bagian eksekutif.

"Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut (Utut Adianto--Ketua Komisi I DPR). Tugas kita tetap sekarang di Komisi I," kata Budi ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Isu Pergantian Menkomdigi

Pos lain yang diisukan mengalami pergantian adalah Kementerian Komunikasi dan Digital.

Nama Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Angga Raka Prabowo digadang bakal menjadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Meutya Hafid sendiri bungkam ketika ditanya kabar mengenai Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinet.

Kandidat Kuat Wamenkeu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya telah buka suara soal sosok yang akan menggantikan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan. 

Thomas sudah terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Komisi XI DPR RI, Senin (27/1/2026).

Menurut Purbaya, Juda Agung merupakan calon terkuat untuk menjadi Wamenkeu. 

Purbaya tak menampik adanya isu tukar guling jabatan, Thomas menjadi Deputi Gubernur BI dan Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan.

"Kelihatannya. Saya sudah ketemu dengan beliau (Juda) dan kelihatannya dia calon, salah satu calon yang kuat," kata Purbaya saat ditemui di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Juda Agung sendiri dikenal sebagai seorang ekonom senior dan bankir sentral yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2022–2027. 

Sebelum menduduki posisi strategis tersebut, ia meniti karier panjang di Bank Indonesia sejak tahun 1991 dan sempat memegang berbagai jabatan krusial, seperti Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial serta Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF) mewakili South-East Asia Voting Group. 

Lulusan doktor dari University of Birmingham ini dikenal memiliki keahlian mendalam di bidang kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, dan pengembangan ekonomi hijau.

Reshuffle Jilid 5

Kalau ini terjadi, artinya Prabowo melakukan 5 kali reshuffle terhitung sejak dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu.

Sepanjang tahun 2025 lalu tercatat sudah 4 kali Prabowo reshuffle kabinet dengan berbagai alasan mulai dari pergantian menteri hingga penataan ulang struktur pemerintahan.

Tidak hanya posisi menteri dan wakil menteri, Prabowo juga melakukan pergantian sejumlah kepala lembaga.

Berikut daftarnya:

1. 19 Februari 2025

Prabowo melakukan perombakan pertama Kabinet Merah Putih pada 19 Februari 2025.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dicopot dan diganti oleh Brian Yuliarto.

Selain melantik Brian Yuliarto, Prabowo juga melantik sejumlah pimpinan badan, yaitu Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Daftar reshuffle pertama:

Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek mengganti Satryo Brodjonegoro

Muhammad Yusuf Ateh diangkat sebagai Kepala BPKP

Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP

Amalia Adininggar Widyasanti dan Sonny Harry Budiutomo

Harmadi dilantik sebagai Kepala dan Wakil Kepala BPS

Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN

2. 8 September 2025

Presiden Prabowo melakukan reshuffle besar di lima kementerian strategis pada September 2025.

Momen tersebut terjadi setelah gelombang demo besar-besaran terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Agustus 2025.

Daftar reshuffle kedua:

⁠Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan

⁠Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Ferry Joko Yuliantono menggantikan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi

⁠Mochamad Irfan Yusuf dilantik menjadi Menteri Haji dan Umrah

Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah

Budi Gunawan dicopot sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam)

Dito Ariotedjo dicopot sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)

3. 17 September 2025

Pada bulan September 2025, Prabowo kembali melantik sejumlah nama.

Reshuffle ketiga ini dilakukan Prabowo pada 17 September 2025.

Termasuk pelantikan tiga menteri dan tiga wakil menteri.

Daftar reshuffle ketiga:

Djamari Chaniago menggantikan Budi Gunawan sebagai Menko Polkam

Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora

Afriansyah Noor dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan

⁠Rohmat Marzuki dilantik sebagai Wakil Menteri Kehutanan

⁠Farida Farichah dilantik sebagai Wakil Menteri Koperasi

Angga Raka Prabowo menggantikan Hasan Nasbi sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Muhammad Qodari menggantikan AM Putranto sebagai Kepala Staf Kepresidenan

Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian

Nanik Sudaryati Deyang dan Sonny Sanjaya dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

Sarah Sadiqa dilantik sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

4. 8 Oktober 2025

Pada 8 Oktober 2025, Prabowo melantik sejumlah pejabat di Istana Kepresidenan.

Antara lain dua wakil menteri, yaitu Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).

Selain itu, di saat yang sama Prabowo melantik Duta Besar untuk negara sahabat, asisten khusus, hingga Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN.

Daftar reshuffle keempat:

Akhmad Wiyagus dilantik sebagai Wamendagri

Benyamin Paulus Octavianus dilantik sebagai Wamenkes

Dirgayuza Setiawan dilantik sebagai Asisten khusus presiden bidang komunikasi dan analisa kebijakan

Agung Gumilar Saputra dilantik sebagai Asisten khusus presiden bidang analisa data strategis

Dony Oskaria dilantik sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN

Aminudin Maruf dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN

Teddy Barata dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN.

Tiga anggota Kabinet Merah Putih yang baru dilantik Presiden RI Prabowo Subianto Rabu (17/9/2025

Sumber: