Pilkada Melalui DPRD Dinilai Sulitkan Munculnya Calon Alternatif

Pilkada Melalui DPRD Dinilai Sulitkan Munculnya Calon Alternatif

--

 JEKTVNEWS.COM,-KOTA JAMBI – Wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dinilai akan memengaruhi konfigurasi politik di daerah. Pengamat politik menilai mekanisme ini memang memudahkan partai politik dalam menentukan peta kekuasaan, namun di sisi lain berpotensi menutup peluang munculnya calon-calon alternatif.


Pengamat politik Pahrudin menjelaskan bahwa sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD akan lebih mudah digunakan untuk mengatur konfigurasi kekuatan partai di setiap daerah. Di sejumlah wilayah, termasuk Provinsi Jambi, Partai Amanat Nasional (PAN) selama ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam peta politik daerah.

Menurutnya, apabila mekanisme pilkada melalui DPRD diterapkan, besar kemungkinan partai-partai yang mendominasi akan kembali menguasai posisi strategis, seperti gubernur, bupati, maupun wali kota. Hal ini disebabkan proses seleksi calon sepenuhnya ditentukan berdasarkan kesepakatan koalisi permanen antarpartai politik.

Pahrudin menilai kondisi tersebut akan mempersempit peluang munculnya calon-calon alternatif di daerah. Koalisi permanen antarpartai besar berpotensi mendominasi setiap wilayah, sehingga ruang bagi calon di luar koalisi akan semakin kecil.

“Dalam kondisi terburuk, tidak menutup kemungkinan hanya akan muncul satu calon dalam satu kontestasi politik di daerah,” ujar Pahrudin.

Ia juga menegaskan bahwa wacana pilkada melalui DPRD perlu dikaji secara mendalam. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya harus berorientasi pada upaya menekan biaya politik, tetapi juga harus mampu menjamin terciptanya kompetisi yang sehat, adil, dan terbuka di tingkat daerah.

Sumber: