Disway Award

Pelatihan Calon Careworker ke Jepang Dimulai di Jambi

Pelatihan Calon Careworker ke Jepang Dimulai di Jambi

--

JEKTVNEWS.COM,-Provinsi Jambi kini menjadi salah satu daerah yang mendapat kesempatan untuk melaksanakan program pelatihan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja di luar negeri, khususnya di Jepang.Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pekerja Migran Indonesia.


Pelatihan ini difokuskan untuk menyiapkan tenaga kerja di bidang careworker, yaitu pekerjaan merawat lanjut usia (lansia) di panti jompo di Jepang.
Pelatihan angkatan pertama ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai daerah di Jambi, dan merupakan pelatihan perdana yang diselenggarakan di provinsi ini.

Kepala Dinas tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Akhmad Bestari, menyatakan bahwa program pelatihan berlangsung selama 32 hari dengan menghadirkan instruktur berpengalaman di bidangnya.
Para peserta memperoleh materi teori dan praktik langsung terkait pekerjaan perawatan lansia, termasuk cara menggunakan kursi roda, cara memandikan lansia, serta dasar-dasar pelayanan kesehatan.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak secara otomatis menjamin keberangkatan ke Jepang, namun merupakan tahap awal untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan peserta yang berminat bekerja sebagai careworker di Jepang.
Selama pelatihan, peserta juga mendapatkan pengetahuan dasar tentang bahasa Jepang dan budaya kerja Jepang, serta sertifikasi kompetensi dasar yang menjadi syarat untuk mengikuti tes resmi dari Kementerian Pekerja Migran Indonesia.

Menariknya, pelatihan ini terbuka untuk umum. Tidak hanya untuk lulusan perawat, tetapi juga untuk lulusan SMA atau sederajat yang memiliki minat dan kemampuan di bidang perawatan lansia.
Sertifikat yang diperoleh dari pelatihan tingkat provinsi ini dapat digunakan sebagai syarat untuk mengikuti program penerimaan perawat dan careworker ke Jepang.

Apabila peserta dinyatakan lulus seleksi nasional oleh Kementerian Pekerja Migran Indonesia, mereka akan mengikuti pelatihan lanjutan selama enam bulan di Pusat Pelatihan Nasional, dengan seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah.

Akhmad Bestari mengungkapkan, melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat Jambi yang memperoleh kesempatan untuk bekerja secara resmi di luar negeri, mendapatkan penghasilan layak, serta memperoleh pengalaman kerja internasional.
Pemerintah daerah juga berharap agar Kementerian Pekerja Migran Indonesia dapat terus memberikan kesempatan bagi Provinsi Jambi untuk menyelenggarakan pelatihan serupa di masa mendatang.

Sumber: